Secara bahasa, Jawshan berarti "baju besi" atau "benteng", sementara al-Kabir berarti "yang besar". Diriwayatkan bahwa doa ini diajarkan oleh Malaikat kepada Nabi Muhammad SAW ketika beliau sedang berada di medan perang. Malaikat mengajarkan doa ini sebagai pengganti baju besi fisik, karena baju besi yang beliau kenakan terasa sangat berat.
Doa ini mengandung 1.000 nama dan sifat Allah SWT yang terbagi ke dalam 100 pasal (bab). Setiap baitnya memancarkan ketauhidan yang mendalam, menjadikannya sarana terbaik untuk mendekatkan diri ( taqarrub ) kepada Sang Pencipta sekaligus memohon perlindungan dari segala mara bahaya. Asal-Usul dan Sejarah Doa Jawsyan Kabir doa jawsyan kabir dan terjemahan
"Wahai Pemimpin para pemimpin, wahai Yang Mengabulkan doa-doa, wahai Yang Meninggikan derajat, wahai Pemilik segala kebaikan, wahai Yang Mengampuni kesalahan, wahai Yang Memberi segala permintaan, wahai Yang Menerima tobat, wahai Yang Mendengar suara-suara, wahai Yang Mengetahui rahasia, wahai Yang Menolak bala bencana." Pasal 3: Yang Terbaik dalam Segala Hal Secara bahasa, Jawshan berarti "baju besi" atau "benteng",
Doa Jawsyan Kabir adalah sebuah doa yang sangat populer di kalangan umat Islam, terutama di Indonesia. Doa ini dibaca pada saat-saat tertentu, seperti pada malam hari atau saat menghadapi kesulitan. Doa ini memiliki keutamaan yang sangat besar, karena di dalamnya terkandung permohonan ampunan, bimbingan, dan perlindungan dari Allah SWT. Doa ini mengandung 1
Авторизуйтесь, и вы сможете загружать свои книги